Langsung ke konten utama

Aliran Rasa


Aliran Rasa - Kompas Peradaban


Naikkan jangkar !
Bentangkan layar !
Bahtera akan segera berlayar.
Teringat aba-aba semangat dari bunda Nani Nurhasanah (Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Institut Ibu Profesional www.ibuprofesional.com, untuk bersiap meninggalkan pelabuhan, memulai penjelajahan menuju bahtera matrikulasi Komunitas Insititut Ibu Profesional (IIP).
Penjelajahan untuk petualangan dan pembelajaran di komunitas Institut Ibu Profesional, sebelum memulainya di Pelabuhan Matrikulasi mahasiswi di komunitas IIP diberikan tiket dan paspor yang mana akan digunakan setiap menjalan misi yang di bahtera matrikulasi batch 8 ini.
Setelah tiket dan paspor di dapat, saya pun mendapatkan bekal pertama dari Komunitas Institut Ibu Profesional. Bekal ini akan saya gunakan untuk menemukan Kompas Peradaban. Saya semakin penasaran dengan penjelajahan ini.
Kompas akan ditemukan dengan membuka kerang terlebih dahulu kemudian mengambil mutiaranya dan menempatkannya di bagian inti kompas. Kompas akan di peroleh dengan menyelesaikan misi-misi yang akan di berikan dan di pandu oleh para Widyaiswara (WI). Sebelum menjalankan misi pertama ada harta karun lho… Kira-kira apa ya isinya ? Harta karun dari para Widyaiswara berisi tentang kisah inspiratif dan motivasi selama bergabung di Komunitas IIP, kisah-kisah para WI semakin memantik semangat untuk memulai penjelajahan.
Misi pertama dimulai untuk menemukan kerang dan membuka isinya. Misi pertama membuat saya yakin untuk lebih banyak belajar di Komunitas IIP karena:
-         Benar : IIP meningkatkan kualitas diri saya sebagai seorang ibu, seorang istri dan seorang perempuan dengan belajar bersama, berkembang bersama dan bertumbug bersama.
-     Baik : IIP seperti cahaya yang menerangi saya untuk memantapkan diri dengan berbagai ilmu agar dapat mengelola keluarga dengan baik.
-    Bermanfaat : IIP memberikan semangat saya untuk terus belajar, terus berkembang, semangat berkarya, semangat berbagi dan berdampak positif bagi sekitar.


Alhamdullilah, untuk misi pertama berhasil saya selesaikan dan saya berhasil membuka cangkang kerang, tapi mutiara belum dapat diambil karena ada misi kedua yang harus di selesaikan. Misi apa ya selanjutnya ? Penasaran kan ? hehehe….
Misi kedua adalah mengenal Prinsip Komunitas, dalam berkomunitas ada rules atau aturan-aturan yang harus di jalankan atau di taati, kali ini saya di pandu oleh para WI yang luar biasa. Teka teki silang dengan petunjuk berupa dialog percakapan mahasiswi. Teka teki harus diisi lengkap untuk mengetahui prinsip Komunitas, di IIP semua boleh kecuali yang tidak boleh. Apa saja ya ?
1.       Tidak Bicara politik dan kritik pemerintah
2.       Tidak Ghibah dan Fitnah
3.       Tidak SARAT (suku, agama, ras, dan anggota tubuh)
4.       Tidak bicara Khilafiyah
5.       Tidak Konflik Kepentingan

5 saja yang tidak boleh di Komunitas IIP ucap mba Diyah Amalia (WI) pada video livenya, yang lain di perbolehkan di Komunitas IIP. Saya jadi lebih bersemangat karena pasti ada banyak yang belum saya ketahui di Komunitas yang luar biasa ini. Tambah semangaaatttt…… J
Misi mengenal Prinsip Komunitas telah selesai saya berhasil mengambil mutiara dan akan saya tempatkan pada inti kompas. Tapi saya belum menemukan kompas itu. Misi menemukan kompas beradaban pun di mulai dengan Membumikan Code of Conduct (CoC) Institut Ibu Profesional.
Code of Conduct dalam bahasa Indonesia dapat diartikan pedoman perilaku bermartabat, yaitu beberapa aturan yang di buat, dipahami dan disepakati hingga menjadi komitmen bersama. CoC Institut Ibu Profesional bertujuan untuk menaikkan harkat martabat kemanusiaan dan kemuliaan hidup setiap individu yang tergabung di IIP, mencegah terjadinya pelanggaran hokum, pelanggaran etika, dan kemungkinan perilaku nista, menyelesaikan tantangan yang muncul akibat adanya gesekan antar individu maupun benturan kepentingan di dalam IIP.
Misi membumikan CoC dapat dilakukan melalui aksi-aksi para mahasiswi Insititut Ibu Profesional, yaitu :
-          Aksi 1 : Mengikuti semua tahapan perkuliahan dengan baik.
-          Aksi 2 : Aktif dan bertanggung jawab.
-          Aksi 3 : melayani dan berbagi dengan mencantumkan sumber informasi.

Misi membumikan CoC selesai, saya teringat kutipan Ibu Septi Peni Wulandani (Founder IIP) “Ibu salah satu arsitek peradaban, bagaimana bisa membangun peradaban ? kalau diri kita sendiri masih tuna adab”. Kutipan yang sangat lembut namun menyentuh sanubari saya sebagai seorang perempuan, istri, dan seorang ibu.
Semoga saya di Institut Ibu Profesional saya dapat lebih baik, benar dan bermanfaat sebagai seorang perempuan dengan lebih banyak menyelami samudera ilmu bersama para WI dan teman-teman mahasiswi IIP.
Salam Hangat
Nuri Kurniati, IIP Kalimantan Barat
Sumber : materi perkuliahan FBG Matrikulasi batch 8
Edit photo by Pictart.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencarian Makna

Penjelajahan samudera Matrikulasi batch #8 Institut Ibu Profesional www.ibuprofesional.com  telah sampai tahap menyelami samudera. Misi kali ini adalah "Misi Pencarian Makna" Seperti apakah misi kali ini? penasaran sudah pasti saya rasakan, karena para Widyaiswara selalu memberikan kejutan-kejutan dalam setiap misi penjelajahan. Penyelaman pertama ini dibantu oleh para WI dengan pendapat-pendapat yang menginspirasi dan komentar-komentar hebat para mahasiswi di FBG Matrikulasi batch #8. Dan, munculah Makna "Ibu Profesional Kebanggan Keluarga" versi terbaik saya... Ibu Profesional kebanggaan keluarga ibarat Madrasah/Sekolah. Tempat dimana anggota keluarga berkumpul, bercerita, bermain, bekerja sama dalam proses belajar dan mendidik dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang mengharap keberkahan dan ridho dari Allah SWT. Mengutip kata-kata Ustadz Salim A Fillah "Ibu adalah madrasah cantik, tempat anak-anak mempertanyakan alam ...

Tugas Observasi First Teacher Bootcamp: Menumbuhkan Fitrah Keimanan Pada Anak Usia Dini

  Bismillahirohmanirohim Background Webinar Home Education .