Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Komunikasi Produktif hari ke 15

Tantangan 15 hari Komunikasi Produktif, hari terakhir di Game Zona #1, tanpa disadari selama 15 hari saya bersama keluarga belajar tentang bagaimana meningkatkan kualitas dalam berkomunikasi. 15 hari tidaklah cukup untuk belajar berkomunikasi dengan baik dan saya tetap harus berlatih berkomunikasi produktif. 🔎 Temuan ha ri ini Setiap pagi anggota keluarga di rumah selalu memiliki rutinitas nya masing masing. Mulai dari Suami yang mempersiapkan perlengkapan kantornya sendiri, ibu saya yang seneng berkutat di kebun bunganya, dan saya yang handle Aisha sampai waktu sebelum berangkat bekerja. 🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini Masing masing sudah melakukan ritual paginya. Setelah suami pamit berangkat untuk bekerja. Seperti biasa Aisha melambaikan tangan sambil "Da.. Daa.. ". Kali ini karena masih mengantuk jadi agak badmood hehe.. 🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Pemilihan diksi (kosakata) adalah pencerminan diri kita yang sesungguhnya. Afirmasi ke ...

Komunikasi produktif hari ke 14

Malam ini Aisha susah untuk diajak tidur, karena pukul 21.00 wib adalah jam tidurnya. Sudah matikan lampu, minum susu, berdoa sampai bernyanyi pun masih memanggil manggil "Mama.. Mama.. " Seperti masih mau ngobrol lagi, padahal saya sudah pura pura tidur. 🔎 Temuan hari in i Aisha susah untuk diajak tidu r   malam seperti biasa. 🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini 👧: Mama.. Mama.. 🧕: iyaa.. 👧: Mama.. 🧕 : iyaa, Aisha belum ngantuk kah? 🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Ganti perintah dengan pilihan 🧕 : Tidur yok, besok main lagi. 👧 : hmmmm.. . (Sambil geleng geleng). 🧕: Ini udah malam, mama udah ngantuk ni. Besok pagi kita main di halaman atau nonton TV aja lalu ndak main karena Aisha bangunnya kesiangan ? 👧: hmmm... Okey.. okey.. 🧕: pinter.. .  (Sambil elus elus punggungnya) - hening - 🌤 Rencanaku untuk esok hari. Terus berlatih komunikasi produktif dengan keluarga dan siapa saja. Aisha mau mendengar pilihan yang diberikan, dan me...

Komunikasi Produktif hari ke 13

Kita pernah menjadi anak-anak, tetapi anak-anak belum pernah menjadi orang tua, sehingga sudah sangat wajar kalau kita yang harus memahami mereka.  🔎 Temuan hari ini Aisha senang bermain dengan botol botol sabun yang sudah kosong, sebenarnya yang masih ada isinya juga senang sekali.  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini 👧: Oo. Ooo..  (Air keluar dari botol kosongnya)  🧕: ada airnya itu sayang, mundur dulu..  👧: jangan.. .  🧕 : e eitss, licin nanti kepleset jatuh..  🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Keep Information Short & Simple (KISS)  🧕 : tolong, ambilkan lap yang di sana nak 👧 : apa tu?  🧕: untuk lap airnya biar kering, Aisha bisa main lagi.  👧: okey..  🧕: sini mama lihat botolnya, masih ada airnya nd?  Di buang dulu ya 👧: okey..  🌤 Rencanaku untuk esok hari.  Tetap berlatih komunikasi produktif agar lebih baik.  Gaya komunikasi anak anak akan menjadi cerminan gaya komunikasi ...

Komunikasi Produktif hari ke 12

Tantangan terbesar dalam komunikasi adalah mengubah pola komunikasi diri kita sendiri. Karena mungkin selama ini kita tidak menyadarinya bahwa komunikasi diri kita termasuk ranah komunikasi yang tidak produktif.  🔎 Temuan hari ini Tadi pagi setelah bangun dan minum susu aisha ingin sekali bermain di halaman yang masih basah karena hujan.    👧 : Buka..  Buka.. (Buka pintu maksudnya)  🧕 : gerimis sayang, licin..  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini 👧: (masih pengen terus pukul pukul pintu)  🧕: jangan dipukul pintunya.. . Tangan nya sakit nanti 👧: itaakkk (tidak)  🧕 : kalau main di halaman yang licin nanti jatuh lalu nangis hayo.. .  🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Kosakata kita adalah output dari struktur berpikir dan cara kita berpikir 🧕 : gimana kalau aisha nangis 👧 : (meniru ekspresi nangis)  🧕: main di dalam rumah aja ya..  👧: okey..  🌤 Rencanaku untuk esok hari.  Tetap berlatih komunikasi...

Komunitas Produktif hari ke 11

Salah satu aturan Komunikasi adalah Bicara mengenai hal hal yang menyenangkan. 🔎 Temuan hari ini Banyak terlihat layang layang yang beterbangan di atas tempat tinggal kami. Cuaca sejuk dan sore yang teduh cocok untuk bermain di halaman rumah. 👧 : tu.. . Itu.. . (Itu, sambil menunjuk ke arah layang layang) 🧕 : waaah, layang layang ya, banyak.. . 👧 : tu.. Tu.. . (Itu, tunjuk lagi ke arah yang berbeda) 🧕 : waah.. .  Ada lagi, bagusss.. 🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini 👧: (sambil menunjuk sambil menghitung) 1...2...3...4... 🧕: Wuaaaahhh, horeee... Banyak ya sayang.. 🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Bicara mengenai hal hal yang menyenangkan 📍 Gantilah kalimat perintah dengan kalimat observasi 🧕 : itu yang putih layang layang juga kah? 👧 : awam..  (Awan) 🧕: aisha ada yang terbang terbang dekat bunga itu.. 👧 : puku-puku (kupu-kupu) 🧕: kupu-kupu 🌤 Rencanaku untuk esok hari. Tetap berlatih komunikasi produktif agar lebih baik. Ber...

Komunikasi Produktif hari ke 10

Hari ini Aisha kedatangan kakak sepupunya, rutinitas weekend adalah saling mengunjungi keluarga atau Ring 1. Aisha sangat senang bermain dengan kakak sepupunya. Tertawa pun sejadi jadinya.  🔎 Temuan hari ini 👱‍♀: Kakak lempar bolanya, aisha tangkap ya..  👧 : okey...  Tetiba bola menggelinding ke bawah meja yang cukup tinggi. Refleks aisha langsung masuk ke bawah meja untuk mengambil bola. Dan pada saat ingin keluar kepalanya terbentur meja.  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini 👧: (menangis sekuat kuatnya)  🧕: astaghfirullah..  🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Ganti kalimat yang menolak/mengalihkan perasaan dengan kalimat yang menunjukkan empati.  🧕 : (sambil memeluk) sini mama lihat, sakit ya?  👧 : (masih menangis)  🧕: mama elus ya (sambil elus2 punggung dan kepalanya) masih sakit?  👧 : sakit..  🧕: lain kali pelan2 kalau aisha di bawah kolong meja. Keluar pelan2 ya 👧: okey.. . (Mulai reda nangisnya)...

Komunitas Produktif hari ke 9

Pagi ini Aisha antusias pengen pegang buku. Karena terburu buru menarik buku dari rak.sampai mainan masak masakan yang disebelahnya pun ikut terjatuh.  🔎 Temuan hari ini 👧: Oo. Ooo.. .  🧕: Hayo... Pelan pelan ambil bukunya. Ayo beresin mainan yang jatuh.  👧: jangaaan... (Sambil asik bolak balik bukunya).  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini Aisha tidak mau merapikan lagi mainan yang jatuh 🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Kendalikan intonasi suara dan gunakan suara ramah.  🧕 : kalau ndak dibereskan nanti hilang 👧 : jangaaan.. .  🧕: nah.. Iya. Aisha nd mau kan kalau mainannya hilang semua.  👧 : (diam, sambil liatin mainannya)  🧕: ayoo..  Pinter... mama bantu ya 👧: okey.. .  🌤 Rencanaku untuk esok hari.  Melatih Komunikasi Produktif supaya lebih baik.  Aisha mulai bisa memahami arahan dengan arahan yang ramah.  Bintang hari ini ⭐⭐⭐⭐ #harike-9 #tantangan15hari #zona1komprod #pantaibentangpetualang...

Komunikasi Produktif hari ke 8 - bersama sahabat

Kehadiran anak pertama adalah hal baru yang paling ditunggu tunggu, apalagi bagi pasangan yang memang perlu usaha lebih untuk menghadirkan sang buah hati. Setiap pertumbuhannya membuat bahagia menambah keseruan sekaligus kehebohan. Kali ini KomProd bersama sahabat seberang pulau Ibu Indri biasa disapa.  🔎 Temuan hari ini Berawal dari obrolan via chat tentang bocah cilik yang sedang GTM (gerakan tutup mulut), saling sharing lah mama (yang mengaku masih) muda ini hehe..  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini Saya : Aisha juga lagi susah maem ny, maunya pake telur dadar lamaa lagi..  Indri : Awin juga bosenan. Jd misal aku masak soto..hr in jak die mau..bsok blm tentu. Bhkn pagi makan soto siang blm tentu mau..pusing nd tuh🤣..apalah aku bukan chef juna.  Saya : (ketawa) Sma makannya msh mangkok bayi itu pun smbil ngikut dy main, nonton siang baru slsai makan, lamaaaa d emut, klo dah ngemil cepaaaat habes..  Keseruan mamak mamak baru anak satu.  Ind...

Komunikasi Produktif hari ke 7 - Perkara tutup botol susu

Setiap pagi Aisha bangun lalu minta dibuatkan susu, masih pakai botol belum benar benar bisa kalau pakai gelas. Pernah dicoba pakai gelas, lalu diguyur semua ke mulut sampai basah pipi sampai dadanya.  🔎 Temuan hari ini 👧: abis... (Habis) . 🧕: alhaam... 👧: lillah (alhamdulillah)  🧕: (sambil menemani Aisha nonton) tutup? (Biasa setelah susu habis botol harus ditutup lagi)  Nah... Sepertinya Aisha lupa di mana tutup botolnya.  👧: haa... (Sambil geleng kepala kesana kemari seperti mencari sesuatu lalu lanjut nonton)  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini Aisha mulai tidak disiplin untuk selalu menutup botol susu setelah selesai digunakan.  🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Keep Information Short & Simple (KISS)  🧕 : ayooo... Dicari dulu tutupnya. Nanti botolnya di hinggapi lalat loh.. Iiii, wueeekk (ekspresi geli)  👧 : nggg.... (Masih melihat sekeliling)  🧕: Coba cari dekat meja TV tu di sana..  👧 : okey... (La...

Komunikasi Produktif hari ke 6

Akhirnya bisa mengajak Aisha untuk duduk bareng selonjoran sambil baca buku cerita jerapah yang baik hati. Secara keseluruhan Aisha belum memahami peran jerapah, yang membantu zebra mengambil layang layang, membantu pak sapi mengecat rumah dan lain lain. Tapi Aisha melihat lihat gambar yang ada di dalam buku. Setelah selesai saya memintanya untuk mengembalikan buku di raknya. 🔎 Temuan hari ini 👧: Sesai... (Selesai). 🧕: baiknya jerapah, syuka tidak bukunya?  👧: syuka... Syuka..  🧕: (senyum) tolong kembalikan buku ke rak ya sayang? (Sambil sodorkan buku)  👧: (langsung ke rak buku) nd isa ni... (Tidak bisa ini, sambil mendorong dorong bukunya dengan kesal)  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini Mulai tidak sabaran ketika ingin melakukan sesuatu sehingga cepat mengatakan "tidak bisa". 🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Ubah kata "tidak bisa" Menjadi "bisa" 🧕 : tidak bisa ya? (Sambil cek keadaan rak buku)  👧 : nd isa cu 🧕: Bisa.. Aisha g...

Komunikasi Produktif Hari Ke 5 - Lempar Bola

Rencana sebelumnya ingin bercerita menggunakan KomProd bersama Aisha. Sudah duduk manis depan buku cerita, dan tidak sampai 2 menit bangun dari duduknya lalu mengambil bola kecil nya dilempar kesana kemari. 🔎 Temuan hari ini Sepertinya Aisha energinya masih banyak, dan ingin bermain yang lain dari pada duduk mendengarkan cerita saja. 🧕: sini sayang... (Sambil memangku Aisha) ada jerapah yang baik hati ni. 👧: (bolak balik halaman buku, lalu bediri mengambil bola) 🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini Berlarian keliling ruangan sambil melempar bola bola kecilnya. 🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Katakan apa yang kita inginkan, bukan yang tidak kita inginkan 🧕 : sayang, bolanya banyak ya.. Ada yang di sana (menunjuk tepian kursi) ada yang di sana (menunjuk ke bawah meja). 👧 : ng... (Sambil melihat kesana kemari) icu.. 🧕: iyaa, kita masukan bolanya kedalam keranjang bola yuks. Ni gini (sambil lempar bola ke keranjang basket mini) 👧 : oreeee... (Lalu ikut...

Komunikasi Produktif Hari Ke 4 Bersama Aisha

Hujan hampir seharian mengguyur Kota Sintang, membuat kami lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Kesempatan saya untuk bermain ekspresi bersama Aisha. Setelah selesai dengan pekerjaan rumah saya ikut bermain puzzle bersama aisha dan papanya. 🔎 Temuan hari ini Ketika Aisha bermain puzzle ada kepingan puzzle yang tidak ia temukan,sehingga membuat Aisha kesal. 🧕: mama ikut main ya? 👧: okey (sambil asik bongkar pasang puzzlenya). 👱: kalo gitu papa mandi dulu ya.. 👧: okey 🧕: cepet banget jawabnya kalau papa yang ijin hehe.. 👧: nd da ni (tidak ada ini, dengan ekspresi kesalnya) 🧕: oooh, ada yang hilang ya ? 👧: nd sa ni (tidak bisa ini, mulai marah) 🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini Aisha mulai kesal dan tidak sabaran,  saya tidak boleh terpancing emosi tetap tenang dan perhatikan sekitar, mungkin kepingan puzzlenya hanya tidak terlihat oleh Aisha. 🌼 Poin Komunikasi Produktif hari ini 📍Ganti kata "tidak bisa" menjadi "bisa" 📍fo...

Komunikasi Produktif Bersama Ibunda

Komunikasi Produktif 💬 Bentang Petualang Bunda Sayang Batch 6 🏝 Masih bersama Ibunda 👵 🔎 Temuan hari ini Hari ini KomProd tidak sesuai rencana kemarin yaitu bermain ekspresi wajah bersama Aisha, karena Aisha asik bermain bersama papanya. Jadi kesempatan saya untuk quality time bersama Ibunda saya. Kebiasan kami sama dipagi hari setelah cuci piring dan mengepel lantai lalu minum teh yaitu turun ke halaman rumah. Utak atik kembang, ibu saya senang sekali menanam (apa saja) bunga, herba, pohon buah dll. Biar gak jenuh d rumah kata beliau, saya fullsupport karena saya juga senang menikmati hasilnya hehe. Pagi tadi ibu saya meminta bantuan saya untuk menambah lagi koleksi tanaman hias yang sedang viral yaitu kaktus hias.  🐣 Tantangan yang kuhadapi hari ini 👵: mamak udah simpan ig nya yang jual kaktus murah, tengokkan li (libatkan ;li adalah panggilan untuk saya)  🧕: akun abal abal bukan? Sebelumnya saya sudah memberitahu ibu saya ciri ciri akun abal abal, bukan i...

Balasan Surat Cintaku Yang Luar Biasa 💌

Masya Allah, energi surat cinta 💌 yang ditugaskan oleh para Widyaiswara di komunitas Institut Ibu Profesional memberikan dampak yang luar biasa. Awalnya saya berfikir ah... Paling hanya dibaca aja tanpa gak mungkin dibalas syukur-syukur ada respon. Kemudian saya pun melanjutkan aktivitas seperti biasa tanpa memikirkan dan mengharap balasan surat cinta dari suami tercinta yang saya berikan tadi pagi.  Disaat sore hari ada notifikasi di handphone yang masuk adalah email dari suami tercinta, ternyata ada balasan dari surat cinta saya. Sungguh diluar dugaan, karena suami adalah tipe orang yang tidak romantis dan tidak pintar ngegombal hehe... Tapi kali ini sungguh berbeda, yang biasa berkomunikasi langsung atau chat via aplikasi WhatsApp kali ini saling berkirim surat. So sweeet... Hihi... Yang tidak kalah menarik perhatian adalah penutup surat, terkadang beliau suka melucu hihi... Betul ganteng dan mempesona bagi saya 😘. Saya membuat blog balasan surat cinta sebagai kena...

Surat Cintaku Yang Luar Biasa

Alhamdullilah, … Akhirnya bertemu dengan misi terakhir menuju pulau cahaya. Misi kali ini menyampikan rasa cinta dengan menulis surat kepada yang tersayang. Untuk yang belum menikah menuliskan surat untuk orang tua. Untuk yang sudah menikah menuliskan surat untuk suami. Dan untuk yang single parent menulis surat untuk anak. Karena saya sudah menikah saya menyampaikan rasa cinta saya dengan menulis surat kepada suami tercinta. Menulis surat ini adalah kali pertama buat kami, karena perkenalan yang tidak berlangsung lama kemudian memutuskan untuk menikah kami  tidak terpikir untuk berkirim surat. Lagipula di era saat ini sudah lebih praktis menggunakan pesan singkat melalui gagdet masing-masing.  Sehingga ini menjadi momen langka dan spesial . Kertas dan pulpen sudah siap untuk menjadi amunisi dalam proyek menulis surat ini, baru memulai kalimat pembuka sudah senyum senyum sendiri mengingat kejadian masa lalu. Dimulai dengan salam dilanjutkan dengan awal perjumpaan yg sebelumnya...

Biografi singkat

ALIRAN RASA

ALIRAN RASA – PENYELAMAN MENGUMPULKAN PERMATA Alhamdullilah wa Syukurillah..., tak putus untuk selalu bersyukur atas keberlimpahan nikmat yang diperoleh. Saya sendiri masih tidak percaya bisa sampai pada titik ini, mendapatkan permata demi permata di Institut Ibu Profesional. Yang mana permata itu sendiri adalah sesuatu yang indah dan berharga, menjadi symbol seorang perempuan yang indah dan berharga di tambah dengan seorang perempuan yang terus belajar dan berkembang demi menjadi pribadi yang berkualitas menjadikan permata tersebut semakin berkilau dan bernilai lebih. Bagi saya pengalaman mengikuti 4 penyelaman bersama para Widyaiswara sangat seru dan menantang karena begitu banyak kejutan dan insight yang baru yang tidak pernah terfikir sebelumnya sebagai seorang perempuan. Belajar berbagi peran sebagai Ibu, Istri dan Perempuan bekerja. Belajar manajemen waktu walaupun belum sepenuhnya sesuai harapan karena harus konsisten dan komitmen terhadap diri sendiri terlebih dahau...

Connecting The Dots

ALLHAMDULLILAH.... Sampai pada misi ke 7 menyelami samudera di Institut Ibu Profesional. Misi kali ini diberi Judul Connecting The Dots (menghubungan titik titik) sehingga membentuk pola. Masih membekas di benak dan terus dalam akan point penting yang di sampaikan oleh bunda Maria Ulfah selaku Widyaiswara dalam tayangan live di FBG tentang Kerangka Berpikir dan Piramida Ibu Profesional yaitu Karekter utama Ibu Profesional adalah akhlak mulia (noble attitude). Berbicara tentang Kerangka Berpikir dan Piramida diawali ketika Ibu Septi (sapaan pendiri Ibu Profesional) menceritakan perjalanan beliau sejak menikah menjadi Ibu baru kemudian mendidik putra putri, beliau terus belajar didampiingi suami sekaligus guru Ibu Septi tak lain adalah Bapak Dodik Mariyanto yang terus menyemangati dan terus memberi insight kepada Ibu Septi. Dan lahir lah pola piramida bertumpuk yang mana di setiap sudutnya memiliki makna piramida atas terdiri dari 4 sudut masing masing adalah: 1.   ...

New Norm, New Lifestyle

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh Misi kali ini tentang karakter moral yang dapat menjadi kekuatan dan solusi untuk menghadapi tantangan selama berproses dan menjalani peran kehidupan. Misi ini saya beri judul new norm, new lifestyle Judul ini mengutip kata-kata CoFounder Institut Ibu Professional Bapak Dodik Mariyanto dalam podcast Obrolan Dapur Ibu yang berjudul bukan new normal tapi new norm, bahwa diri kita lah yang akan membentuk norma baru yang memberikan value untuk diri kita sendiri atau panduan perilaku baru untuk kita sendiri yang lebih baik. Saya akan memulainya dengan sebuah kisah pribadi saya Berawal dari program kehamilan yang saya dan suami tercinta lakukan setelah 2 tahun 8 bulan pernikahan kami tepatnya di akhir tahun 2017, keingian untuk memiliki buah hati tak berjalan mulus. Ada kerikil kecil yang harus kami lalui. Kisah ini akan saya ceritakan pada blog  yang lain. Kembali ke new lifestyle, setelah kami di karuniai amanah seorang putri, alham...

MENGIKAT MAKNA

Mengikat Makna - Core Value Ibu Profesional      Pada penyelaman pertama Alhamdullilah kami telah berhasil mendapatkan permata Amethyst yang luas biasa cantiknya, secantik pribadi para ibu yang terus semangat belajar membenahi diri menjadi lebih baik. Penyelaman selanjutnya kami dibimbing oleh para Widyaiswara untuk meyelam lebih dalam tentang Ibu Profesional. Semakin penasaran akan harta karun yang akan kami temukan dalam proses penyelaman kali ini.      Kali ini kami memasuki penyelaman kedua menuju Core Value Ibu Profesional. Core Value adalah nilai-nilai yang dihargai, dijunjung tinggi, dijalankan dan merupakan jiwa dari sebuah komunitas (Peradaban Baru Ibu Profesional 2020). Core Value Ibu Profesional ada 5 (lima) yaitu : 1.        Belajar (Learning). Semangat yang didasari rasa ingin tahu, erat kaitannya dengan proses perubahan      dalam kepribadian manusia dan komunitas. 2.    ...

Pencarian Makna

Penjelajahan samudera Matrikulasi batch #8 Institut Ibu Profesional www.ibuprofesional.com  telah sampai tahap menyelami samudera. Misi kali ini adalah "Misi Pencarian Makna" Seperti apakah misi kali ini? penasaran sudah pasti saya rasakan, karena para Widyaiswara selalu memberikan kejutan-kejutan dalam setiap misi penjelajahan. Penyelaman pertama ini dibantu oleh para WI dengan pendapat-pendapat yang menginspirasi dan komentar-komentar hebat para mahasiswi di FBG Matrikulasi batch #8. Dan, munculah Makna "Ibu Profesional Kebanggan Keluarga" versi terbaik saya... Ibu Profesional kebanggaan keluarga ibarat Madrasah/Sekolah. Tempat dimana anggota keluarga berkumpul, bercerita, bermain, bekerja sama dalam proses belajar dan mendidik dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang mengharap keberkahan dan ridho dari Allah SWT. Mengutip kata-kata Ustadz Salim A Fillah "Ibu adalah madrasah cantik, tempat anak-anak mempertanyakan alam ...

Aliran Rasa

Aliran Rasa - Kompas Peradaban Naikkan jangkar ! Bentangkan layar ! Bahtera akan segera berlayar. Teringat aba-aba semangat dari bunda Nani Nurhasanah (Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Institut Ibu Profesional  www.ibuprofesional.com , untuk bersiap meninggalkan pelabuhan, memulai penjelajahan menuju bahtera matrikulasi Komunitas Insititut Ibu Profesional (IIP). Penjelajahan untuk petualangan dan pembelajaran di komunitas Institut Ibu Profesional, sebelum memulainya di Pelabuhan Matrikulasi mahasiswi di komunitas IIP diberikan tiket dan paspor yang mana akan digunakan setiap menjalan misi yang di bahtera matrikulasi batch 8 ini. Setelah tiket dan paspor di dapat, saya pun mendapatkan bekal pertama dari Komunitas Institut Ibu Profesional. Bekal ini akan saya gunakan untuk menemukan Kompas Peradaban. Saya semakin penasaran dengan penjelajahan ini. Kompas akan ditemukan dengan membuka kerang terlebih dahulu kemudian mengambil mutiara...