Masya Allah, energi surat cinta 💌 yang ditugaskan oleh para Widyaiswara di komunitas Institut Ibu Profesional memberikan dampak yang luar biasa.
Awalnya saya berfikir ah... Paling hanya dibaca aja tanpa gak mungkin dibalas syukur-syukur ada respon. Kemudian saya pun melanjutkan aktivitas seperti biasa tanpa memikirkan dan mengharap balasan surat cinta dari suami tercinta yang saya berikan tadi pagi.
Disaat sore hari ada notifikasi di handphone yang masuk adalah email dari suami tercinta, ternyata ada balasan dari surat cinta saya. Sungguh diluar dugaan, karena suami adalah tipe orang yang tidak romantis dan tidak pintar ngegombal hehe... Tapi kali ini sungguh berbeda, yang biasa berkomunikasi langsung atau chat via aplikasi WhatsApp kali ini saling berkirim surat. So sweeet... Hihi...
Yang tidak kalah menarik perhatian adalah penutup surat, terkadang beliau suka melucu hihi...
Betul ganteng dan mempesona bagi saya 😘.
Saya membuat blog balasan surat cinta sebagai kenangan-kenangan suatu saat nanti dapat menjadi pemanis cerita disaat usia kami tak lagi muda (meskipun sekarang pun sudah tua, maksudnya usia dewasa hihi..). Aku hanya mau berbagi kebahagiaan bersamamu. Karena " "seharusnya cinta memberi dan menerima tanpa agenda" (kata-kata ini terinspirasi dari IG @pishiyoga)
Untuk bagian yang di sensor adalah kalimat pribadi yang sakral dan hanya kami berdua yang tau, mungkin anak cucu cicit kami yang juga akan tau 🙏😍.
Semoga keluarga kita selalu diberikan kebaikan dan kebahagian yang berkelimpahan. Aamiin 😇.
Love you Pap
Mama Aisha dan adik2nya kelak 😘❤️🌈
Komentar
Posting Komentar