ALLHAMDULLILAH....
Sampai pada misi
ke 7 menyelami samudera di Institut Ibu Profesional. Misi kali ini diberi Judul
Connecting The Dots (menghubungan titik titik) sehingga membentuk pola.
Masih membekas
di benak dan terus dalam akan point penting yang di sampaikan oleh bunda Maria
Ulfah selaku Widyaiswara dalam tayangan live di FBG tentang Kerangka Berpikir
dan Piramida Ibu Profesional yaitu Karekter utama Ibu Profesional adalah
akhlak mulia (noble attitude).
Berbicara tentang
Kerangka Berpikir dan Piramida diawali ketika Ibu Septi (sapaan pendiri Ibu
Profesional) menceritakan perjalanan beliau sejak menikah menjadi Ibu baru
kemudian mendidik putra putri, beliau terus belajar didampiingi suami sekaligus
guru Ibu Septi tak lain adalah Bapak Dodik Mariyanto yang terus menyemangati dan
terus memberi insight kepada Ibu Septi. Dan lahir lah pola piramida bertumpuk
yang mana di setiap sudutnya memiliki makna piramida atas terdiri dari 4 sudut
masing masing adalah:
1.
Percaya diri
2.
Hebat mengelola keluarga
3.
Mampu mendidik dan
mengembangkan anak
4.
Terus menerus mengembangkan
diri
Sedangkan
piramida bawah juga memiliki 4 sudut dan masing masing adalah :
1.
Revitalisasi makna ibu
2.
Jaringan kemandirian perempuan
3.
Pengembangan sarana ibu
professional
4.
Pendidikan dan pelatihan ibu
professional
Kedua piramida
tersebut saling terhubung (terkoneksi) dan bertemu pada titik temu yaitu ahlak
mulia. Apabila kesemua sudut sudah diaplikasikan dengan baik maka akan
terbentuk karakter utama yaitu akhlak mulia.
Dilanjutkan dengan diskusi bermanfaat yang di pandu oleh mba Tri Putri Yuniarti selaku Widyaiswara. Yang mana kerangka berpikir dan piramida ini sangat erat kaitannya dengan Core Value Institut Ibu Profesional yaitu semangat Belajar, yang selalu dilakukan oleh Ibu Septi adalah terus belajar untuk mengembangan diri dalam manajemen keluarga dan mengelola rasa cinta dalam kelurga sehingga menjadi ibu dan keluarga yang produktif, bias berkarya, berbagi dan berdampak. Dan terus ditularkan oleh Ibu Septi kepada member ibu professional sampai saat ini. Sehingga muncul komunitas Ibu Profesional.
Dan saya pun belum bias move on dari piramida tersebut sehingga hasil dari misi ini adalah sebuah pola piramida yang terbalik hehehe... tidak apa apa ya semua berhak mengapresiasikan buah pikirannya selama itu dalam hal baik J.
Apa yang
mebuatku unik ?
Saya adalah
seorang perempuan yang sejak sekolah dasar hanya di didik dan di bimbing oleh
seorang ibu karena ayah telah Almarhum pada saat itu (Al Fatihah dalam hati).
Hanya sebntar saya rasakan sosok ayah, sehingga membentuk saya menjadi seorang
harus tahan akan terpaan kehidupan bersama ibu dan satu kakak saya. Sehingga
memiliki prindip saya harus bisa berdiri diatas kaki saya sendiri.
Seperti apa aku
ini ?
Pelajaran hidup
yang kami (ibu dan kakak) lalui memberikan banyak pelajaran menjadikan saya
seorang yang tegas pada waktu itu sehingga apabila memiliki suatu keinginan
saya harus meraihnya.
Nilai-nilai apa
yang aku miliki ?
Selama belajar
di sekolah kehidupan tidak membuat saya lelah untuk terus belajar dan
berkembang, sehingga saya terus mencari sesuatu hal baru minimal satu setiap
hari ada hal baru yang saya ingin ketahui atau pelajari.
Apa yang aku
perjuangkan ?
Semoga dapat terus menjadi pribadi yang terus semangat belajar dan
mengembangkan diri sehingga dapat mewujdkan pribadi yang berakhlak mulia. Mengutip
kata-kata pak dodik Mariyanto pada materi Peradaban Baru IP 20 “Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan
keluar dengan itu. Tidak ada hukum terbalik”.
Menjadi
perempuan, istri sekaligus ibu yang memiliki semangat belajar, berkembang,
berkarya, berbagi, dan berdampak diharapkan mampu menjadi agen perubahan bagi
diri keluarga dan masyarakat sekitar.
Maka dari itu
pola piramida terbalik saya semua saling terhubung dan berada pada titik temu
yang saya temukan adanya kesaamaan dengan Institut Ibu Profesional, sehingga menjadi
penghubung ke empat sudut tersebut.
Salam hangat
Nuri kurniati
IP Kalimantan
Barat
Gambar dari
materi Peradaban Baru IP 20 dan FBG Ibu Profesional Matrikulasi Batch 8


Komentar
Posting Komentar